Skip navigation

Penelusuran data pada Winisis memerlukan ketrampilan dan teknis khusus agar dapat menghasilkan temuan (HIT) yang tepat dan cepat. Perolehan (recall) dan ketepatan (precision) dalam penelusuran ditentukan oleh teknik pengindeksan basisdata dan penggunaan strategi penelusuran yang tepat. Yang dimaksud dengan perolehan adalah jumlah dokumen relevan yang ditemukan dibandingkan dengan jumlah seluruh dokumen relevan yang ada dalam koleksi. Sedangkan ketepatan adalah jumlah dokumen relevan yang ditemukan dibandingkan dengan jumlah semua dokumen yang ditemukan. Untuk mengetahui teknik pengindeksan basisdata yang efektif, lihat artikel lain penulis dengan judul Membuat sistem OPAC yang efektif dan aman.

Dalam pembahasan mengenai teknik penelusuran ini akan digunakan basisdata CDS.MST yang sudah automatis ada ketika Winisis selesai diinstal dengan sempurna. Jumlah cantumannya ada 154, tetapi ada tiga cantuman dalam keadaan terdelete (terhapus), sehingga kalau diekspor semua isi basisdata ini, hanya akan keluar 151 cantuman.

Buka basisdata CDS untuk mempersiapkan beberapa teknik penelusuran pada Winisis. Ada dua cara untuk melakukan penelusuran yaitu Guided Search dan Expert Search.

GUIDED SEARCH

Penelusuran melalui Guided Search akan mendapat bantuan template ruas-ruas yang akan ditelusur dan operator Boole (AND, OR, NOT). Istilah yang akan digunakan untuk menelusur bisa diketikkan pada salah satu kotak penelusuran. Nama ruas kotak penelusuran dapat dibiarkan dengan nilai tetap (default) atau diubah ke nama ruas tertentu. Kalau dibiarkan tetap berarti istilah yang digunakan menelusur boleh terdapat di ruas apa saja dalam basisdata. Kalau nama ruas kotak dipindahkan ke nama salah satu ruas, misalnya pengarang, berarti istilah yang digunakan mencari harus terletak pada ruas pengarang saja. Kalau istilah itu tidak terdapat di dalam ruas pengarang tidak akan diambil.

Penggunaan operator Boole dapat dipilih sesuai yang dibutuhkan. Nilai defaultnya adalah AND. Bisa dipindahkan ke operator OR atau NOT. Kalau hanya mencari satu istilah, operator Boole tidak diperlukan. Tetapi kalau mencari dengan lebih dari satu istilah, operator Boole diperlukan.

Dalam mencari menggunakan dua istilah, kalau dipilih tetap nilai AND, berarti cantuman yang dipilih harus memenuhi kedua kriteria istilah yang diketikkan pada kedua kotak penelusuran. Lihat contoh berikut:

Ini berarti cantuman yang akan ditemukan harus memuat kedua istilah sekaligus plants pada ruas title dan istilah measurement and instruments pada ruas keywords.

Kalau dipilih operator Boole OR, berarti cantuman yang dipilih dapat hanya memenuhi salah satu kriteria istilah yang diketikkan pada kedua kotak penelusuran. Jadi akan mendapatkan semua cantuman yang memuat kata plants pada title atau kalau memuat kata measurement and instruments pada keywords. Hasil penelusurannya (HIT) cenderung akan lebih banyak.

Setelah mengetikkan istilah pada kotak penelusuran dengan satu atau lebih istilah dan sudah menetapkan operator Boolenya, klik EXECUTE untuk mulai menelusur. Akan muncul angka pada kotak SEARCH NUMBER, ini adalah nomor urut penelusuran. Lalu ada angka pada kotak NUMBER OF HITS. Ini menunjukkan jumlah cantuman yang ditemukan yang cocok dengan kriteria penelusuran. Kalau isinya 0 (nol) berarti tidak ada yang cocok dengan kriteria penelusuran.

Untuk menampilkan hasil penelusuran, klik tulisan DISPLAY. Akan muncul tampilan seperti berikut:

Untuk melihat cantuman selengkapnya, klik IKON TANDA TAMBAH BERWARNA KUNING akan muncul tampilan seperti berikut:

Disini layar bisa diperlebar dengan mengklik TANDA KOTAK (ð) untuk melihat isi cantuman secara lebih lengkap dan jelas.

EXPERT SEARCH

Penelusuran dengan menggunakan EXPERT SEARCH (Modul Pakar) dapat dilakukan dengan mengklik SEARCH pada menu utama lalu klik EXPERT SEARCH atau langsung mengklik IKON KERTAS DENGAN KACA PEMBESAR yang terletak ke enam dari kirim atau dari kanan (ikon tengah-tengah). Segera muncul tampilan penelusuran. Pada kotak penelusuran ketik plants, lalu klik tulisan AND, akan muncul tanda * setelah kata plants, lalu ketik magalhaes, a.c.. Ini berarti akan ditelusur cantuman yang memuat istilah plants sekaligus memuat kata magalhaes, a.c. (nama pengarang). Perhatikan tampilan berikut:

Setelah mengklik EXECUTE untuk mulai penelusuran, muncul tampilan berikut:

Perhatikan bahwa terdapat satu cantuman yang sesuai dengan kriteria penelusuram. Jika ditampilkan secara lengkap akan seperti tampilan berikut.

PENELUSURAN FREE-TEXT

Penelusuran ini biasanya digunakan untuk ruas yang tidak diindeks atau tidak didefinisikan pada FST basisdata. Caranya sama dengan teknik penelusuran dengan CDS/ISIS versi DOS:

Contoh:

?v26:’Paris’ ENTER atau klik EXECUTE

Selanjutnya akan muncul pada kotak SEARCH HISTORY

#1[CDS] T=22:?v26:’Paris’

Klik DISPLAY

Klik tulisan cantuman untuk menampilkan isi dari cantuman tersebut.

PENGGUNAAN DICTIONARY

Pada kedua cara penelusuran (Expert Search dan Guided Search) terdapat bantuan indeks atau daftar semua istilah yang terdapat dalam seluruh cantuman dalam basisdata yang disusun menurut abjad. Karena itu fasilitas ini disebut Dictionary. Dengan mengklik DICTIONARY, akan muncul daftar istilah tersusun menurut abjad. Kita dapat memilih dari daftar itu istilah yang akan digunakan sebagai kunci untuk menelusur. Dengan mengklikganda istilah dalam daftar, istilah tersebut akan pindah ke dalam kotak penelusuran dan dapat dijadikan kunci penelusuran.

Perhatikan tampilan berikut:

Setelah DICTIONARY diklik, muncul kotak berisi daftar istilah. Kalau misalnya diketik huruf PL segera muncul deretan istilah yang terurut berabjad mulai dari abjad PL. Klikganda misalnya plants, segera kata plants itu pindah ke dalam kotak penelusuran. Selanjutnya dengan mengklik EXECUTE, maka proses penelusuran berlangsung.

Close windows

Jika tidak ada expert search dan dictionary maupun guided search yang aktif, maka CLOSE WINDOWS akan terlihat transparan. Dengan demikian CLOSE WINDOWS ini berfungsi untuk menutup atau menghilangkan tampilan jendela expert search dan dictionary maupun guided search.

Save search

Apabila mengklik save search ini , maka akan muncul search history. Selanjutnya tinggal melakukan pemilihan penelusuran man yang akan disimpan, dan berkas simpan ini berekstensi wsv, misal : SIMPAN.WSV.

Recall save search

Apabila mengklik RECALLl SAVE SEARCH ini, maka akan muncul permintaan lokasi simpan dari save search dan klik nama berkas simpan yang dipilih. Selanjutnya akan tampil hasil penelusurannya.

PEMANFAATAN SIMBOL OPERATOR

Terdapat beberapa simbol operator yang digunakan dalam penelusuran pada Winisis. Selain operator Boole (AND, OR dan NOT), seperti telah dibahas pada bagian depan, ada lagi simbol [G], [F], . [, ], $ dan #.

Arti simbol-simbol ini:

A AND B Istilah A dan B harus ada dalam cantuman

A OR B Salah satu istilah A atau B harus ada dalam cantuman

A NOT B Istilah A harus ada dalam cantuman, tetapi istilah B tidak boleh ada

A [G] B Istilah A harus berada dalam satu ruas dengan istilah B

A [F] B Istilah A harus berada dalam satu ruas yang bertipe terulangkan (repeatable) dengan istilah B

A · B Istilah A dan B harus berdampingan dalam satu ruas

A ·· B Istilah A dan B hanya terpisah maksimal satu kata

A ··· B Istilah A dan B hanya terpisah maksimal dua kata

Eko$ Akan mencari semua cantuman yang memuat istilah yang dimulai dengan

kata Eko, misalnya Ekonomi, Ekologi, Ekosistem dst.

#3 Ini berarti tahap penelusuran yang ke 3

PENELUSURAN MENGGUNAKANB PRINSIP ANY TERMS

Penelusuran ini sebenarnya memanfaatkan berkas ANY dari basisdata CDS, sehingga dapat mempersingkat penelsuran. Berkas ANY ini dapat dibuat menggunakan pengolah kata misalnya NOTEPAD atau MSWINWORD. Biasanya nama berkas ANY sesuai dengan nama basisdata dengan ekstensi ANY. Jadi nama berkas ANY untuk basisdata CDS adalah CDS.ANY. Kegunaan bagi basisdata adalah bahwa berkas ini dapat dimanfaatkan untuk mengelompokkan suatu wilayah atau subjek.

Contoh penelusuran dengan berkas ANY pada basisdata CDS seperti berikut:

Klik ANY TERMS, kemudian klik ANY AGRICULTURE

Istilah ANY AGRICULTURE akan terkirim ke kotak SEARCH EXPRESSION

Selanjutnya klik EXECUTE, muncul tulisan dibawah SEARH HISTORY

#3[CDS] T=8: ANY AGRICULTURE

Klik DISPLAY

Klik tulisan cantuman untuk menampilkan isi cantuman yang ditemukan.

Cara pembuatan berkas ANY dapat dilihat pada tulisan lain penulis yang membahas mengenai pembuatan berkas ANY.

TAMPILAN PERBARIS ATAU TAMPILAN LENGKAP

Ada dua cara tampilan hasil penelusuran pada Winisis. Berupa baris-baris cantuman atau tampilan lengkap satu cntuman. Secara default jika suatu cantuman ditampilkan dari suatu hasil penelusuran, akan tampil berupa baris. Untuk menampilkan cantuman secara lengkap, tanda tambah berwarna kuning harus diklik lebih dahulu. Perhatikan gambar berikut.

Tampilan langsung lengkap dapat dilakukan dengan mengatur display settings. Untuk itu klik CONFIGURE lalu klik SYSTEM SETTINGS, lalu klik TAB OPTIONS, muncul tampilan berikut:

Klik bulatan dengan tulisan DEFAULT SEARCH DISPLAY, lalu klik OK. Setelah ditanyakan dan menerima konfirmasi, fungsi tampilan lengkap menjadi aktif. Selanjutnya jika suatu hasil penelusuran ditampilkan akan langsung dalam bentuk tampilan lengkap tanpa melalui tampilan baris lebih dahulu seperti gambar berikut.

Kemampuan dan ketrampilan menelusur menggunakan Winisis aka dikuasai apabila sering melakukan penelusuran dengan berbagai fasilitas yang ada.

One Comment

    • Andi
    • Posted Juni 25, 2008 at 6:45 am
    • Permalink

    Wah… Gambarnya mana ……?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: