Skip navigation

winisis

Ada kalanya diperlukan data yang dibuat dengan program Winisis untuk ditampilkan dalam format XML. Misalnya agar data itu dapat ditampilkan di web atau disimpan pada CD-R untuk dapat ditelusur dan dibaca dengan program Browser. Untuk melakukan hal itu sebenarnya tidak sulit, karena Winisis versi 3.14 Build 19 Januari 2001 sudah menyediakan fasilitas untuk mencetak cantuman ke dalam bentuk teks sesuai kebutuhan misalnya dengan format XML. Namun fasilitas pencetakan langsung berkas XML yang disediakan oleh Winisis menghasilkan berkas XML yang sangat kompleks. Sehingga sering lebih mudah jika kita membuat sendiri format tampilan khusus, lalu melakukan proses cetak berkas menggunakan format khusus tersebut untuk menghasilkan data dalam bentuk XML.

Pertama-tama dianggap kita sudah mempunyai basis data yang dibuat dengan program Winisis. Proses pembuatan struktur data dan proses pengisian data tidak dibahas disini, karena dianggap pembaca sudah mengetahuinya. Dalam makalah ini akan digunakan basisdata contoh CDS yang sudah otomatis terbentuk ketika Winisis selesai diinstal dengan sempurna.

Selanjutnya lakukan langkah berikut untuk membuat data Winisis dapat dicetak berupa berkas teks dengan format XML.

1. Pada menu utama dengan suatu basis data sudah dibuka, misalnya basis data CDS, lalu pilih format CDS1. Tampil layar seperti berikut.

Untuk melihat nomor TAG basisdata CDS, setelah basisdata dibuka, klik EDIT, lalu Klik Field Definiton Tabel yang akan menampilkan layar seperti berikut.

Perhatikan unsur-unsur data dari basisdata CDS. Untuk latihan ini akan diambil adalah Judul, Pengarang dan Penerbit saja, masing-masing dengan nomor TAG 70, 24 dan 26.

2. Klik DATABASE >> PRINT, lakukan pengisian pada layar hingga tampilannya seperti berikut:

Perhatikan bahwa isi teks pada format tampilan adalah seperti berikut:

mdl, ‘<Dokumen>’,/

‘<Pengarang>’,v70,’</Pengarang>’,/

‘<Judul>’,v24,’</Judul>’/

‘<Sumber>’,v26,’</Sumber>’,/

‘</Dokumen>’,/

3. Setelah mengklik PRINT akan muncul tampilan berikut:

4. Setelah berkas teks diberi nama STAF.XML dengan ekstensi XML, lalu klik OK, maka akan tersimpan berkas tersebut pada direktori C:\WINISIS\WORK.

5. Selanjutnya jalankan WINDOWS EXPLORER dan menuju ke direktori C\WINISIS\WORK

6. Klik-ganda berkas STAF.XML, sehingga muncul tampilan berikut:

7. Ini berarti format XML belum sempurna. Lakukan pengeditan terhadap berkas STAF.XML itu, dengan mengklik VIEW >> SOURCE, sehingga muncul tampilan seperti berikut:

8. Lakukan pengeditan berkas STAF.XML dengan menambahkan teks <Keluarga> pada baris paling awal dan tulisan </Keluarga> pada baris paling akhir, lalu simpan dengan mengklik SAVE dan tutup program NOTEPAD.

9. Selanjutnya pada tampilan INTERNET EXPLORER yang masih terbuka dengan berkas STAF.XML yang masih salah, klik REFRESH untuk menampilkan berkas STAF.XML yang sudah diperbaiki sehingga muncul tampilan berikut:

Dengan mengikuti langkah-langkah diatas, Anda dapat membuat satu berkas XML yang berisi data dalam jumlah yang lebih besar yang diambil dari basis data dengan program Winisis. Semua cantuman yang dibuat dalam basisdata dalam Winisis dapat dicetak langsung untuk menghasilkan format XML. Format XML ini kemudian dapat ditelusur menggunakan program BROWSER baik pada CD-R maupun di Web.

3 Comments

    • johan
    • Posted Juli 15, 2008 at 6:01 am
    • Permalink

    hmm

    • rini
    • Posted Februari 3, 2009 at 3:16 am
    • Permalink

    haloo.. maaf, kok tampilan2 gambarnya ga ada yah?

    • untan
    • Posted Februari 10, 2009 at 4:27 am
    • Permalink

    Aduh Maaf data link pic error


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: